MI. Riyadlus Shibyan, Jakarta - Sebanyak 111 siswa dari kelas 4 hingga 6 di MI. Riyadlus Shibyan dengan penuh semangat mengikuti kegiatan Camp Qur’an yang diadakan semalam di lingkungan madrasah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tahsin (perbaikan bacaan) dan tahfidz (hafalan) Al-Qur’an, serta menanamkan kecintaan terhadap Al Qur’an sejak dini.
Camp Qur’an ini berlangsung dari tanggal 14 – 15 Februari 2025. Meski hanya semalam, berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat telah disiapkan oleh tim guru.
"Kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak dalam belajar Al-Qur’an. Selain tahsin dan tahfidz, kami juga mengadakan kegiatan yang lebih santai seperti games," ujar Amalia, selaku koordinator kegiatan.
Rangkaian Kegiatan:
• Sesi Tahsin: Para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendapatkan bimbingan intensif dari guru mengenai cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar sesuai dengan tajwid.
• Sesi Tahfidz: Setelah tahsin, siswa diajak untuk menghafal surah-surah pendek pilihan. Metode yang digunakan bervariasi, ada yang menghafal secara individu maupun berkelompok.
• Games dan Ice Breaking: Disela-sela kegiatan, siswa diajak bermain games yang berhubungan dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam. Tujuannya adalah untuk mencairkan suasana dan membuat mereka lebih semangat.
• Qiyamul Lail: siswa bangun di sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan shalat tahajud dan berdoa bersama.
Antusiasme Siswa:
Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka dengan tekun mengikuti setiap sesi dan bersemangat dalam menghafal Al-Qur’an.
"Saya senang ikut Camp Qur’an ini karena bisa belajar membaca Al-Qur’an lebih baik dan bisa menghafal beberapa surah baru," kata Ayyash, salah satu peserta.
Harapan:
Pihak madrasah berharap kegiatan Camp Qur’an ini dapat menjadi agenda rutin dan memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual siswa.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Quran dan menjadikannya sebagai pedoman hidup," pungkas Amalia. (AA)